Kabupaten Tangerang (MKnews)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meluncurkan Program Sekolah Keanekaragaman Hayati (Sekolah Kehati). Program yang merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tersebut, dilakukan di SMPN 1 Curug, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (26/8/21).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar  didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Ir. Taufik Emil, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Achmad Taufik, Sekretaris Kecamatan Curug Rizki Rizani Fachri dan Kepala Sekolah SMPN 1 Curug Nina Yuni Fonas.

Baca Juga  Puluhan Pelajar Rofiatul Fikri Diwisuda

Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar, mengatakan ini bagian dari program besar sekolah menyenangkan yang dimulai dari sanitasi sekolah. Ada kegiatan kurasaki, untuk kebersihan tubuh dan lingkungan anak-anak, pendidikan kebersihan, kemudian dilanjutkan kegiatan dari clean menjadi green, yaitu tentang lingkungan hidup yang dimulai salah satunya dari program Kehati.

“Ini bukan saja mendidik anak-anak pengetahuan tentang sayur-mayur buah-buahan dan tanaman herbal lainnya tetapi juga mendidik mereka bagaimana menanam merawat dan kemudian memanen. Ini yang paling penting.  Begitu juga dengan produk olahannya nanti menjadi seperti apa,” ungkap Zaki.

Baca Juga  ICMI Orsat Pinang Adakan Workshop Secara Virtual

Menurutnya, program ini adalah bagian dari program RPJMD yaitu gerakan sekolah menyenangkan yang terus berkembang di Kabupaten Tangerang. Tentunya, ini merupakan indikator keberhasilan dari gerakan sekolah menyenangkan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kab. Tangerang Taufik Emil, mengatakan Program ini dimulai implementasinya pada tahun 2020, dan merupakan bagian dari program lingkungan hidup yang melibatkan perangkat di sekolah. Untuk mekanisme pelaksanaan program, dilaksanakan dengan cara berdampingan antara pihak sekolah dan dibantu oleh fasilitator, serta mentor yang direkrut khusus untuk mengimplementasikan program Kehati.

Baca Juga  Sekda Buka Diklat Kompetensi Teknis Bendahara Bos

Lanjutnya sejak tahun 2020, Program Sekolah Kehati dicoba pada 13 sekolah percontohan. Pada tahun 2021 ini diterapkan kepada 30 sekolah lainnya. Dalam pelaksanaannya,  program sekolah Kehati tersebut dilakukan pengelompokan, dari sektor pangan, sayur-mayur dan buah-buahan, serta tanaman obat atau herbal.

“Program ini akan kami cantumkan sebagai bagian atau indikator keberhasilan program unggulan dalam program unggulan gerakan sekolah menyenangkan,” tutup Taufik. (hms/red).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *