Wonogiri (MKnews)- Pelaku UMKM dan Pekerja di bidang transportasi di Kabupaten Wonogiri mulai mendapatkan vaksin, Rabu (1/9/2021). Program Percepatan Vaksinasi ini telah disiapkan 6.600 dosis vaksin Astra Zeneca, direncanakan dilaksanakan selama empat hari, mulai Rabu ini, hingga Sabtu (4/9/2021) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri.

Dihubungi via sambungan telepon, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Wonogiri dr. Adi Dharma menyampaikan bahwa pemilihan sasaran vaksin ini atas dasar pertimbangan faktor resiko.

Baca Juga  Tim Covid-19 Bersama Polri Lakukan Pemeriksaan di Pasar Sidoharjo

“Jadi vaksinasi ini tidak terbuka untuk umum, melainkan ditentukan golongan atau kategori prioritas sesuai arahan Bapak Bupati, dan kali ini menyasar pada pelaku UMKM dan pekerja transportasi seperti pengemudi ojek online, Bolo Rodo (taksi online), travel, dan sebagainya. Kami melihat, golongan pekerja ini rentan terpapar virus Covid-19, makanya setelah mahasiswa dan pedagang pasar, mereka kami prioritaskan dulu,” ujar dr. Adi Dharma.

Adi Dharma mengatakan bahwa sebelumnya telah dilakukan pendataan kepada calon penerima vaksin. Pendataan dilakukan oleh koordinator paguyuban masing-masing komunitas sehingga panitia hanya menerima data calon penerima vaksin dari koordinator masing-masing.

Baca Juga  Masuki Seluruh Area Pasar Baros, Wakapolda Banten Bersama PJU Bagikan Ribuan Masker

“Pendataan kami lakukan melalui dinas terkait. Jadi harapan kami, 6.600 dosis vaksin Astra Zeneca ini nantinya akan terdistribusi dg baik dan tepat sasaran. Mohon maaf kami belum membuka vaksinasi untuk umum, semua berdasarkan golongan prioritas,” tambahnya Adi Dharma.

Dikonfirmasi terkait pemberian dosis kedua, pihaknya menuturkan bahwa booster (suntikan kedua) vaksin Astra Zeneca akan diberikan dalam selang waktu 12 minggu atau 3 bulan.

Baca Juga  Sebanyak 300 Tenaga Medis RSUD Kota Tangerang Tes Swab Bersama IDI

“Untuk vaksin ini, booster-nya nanti 12 minggu, atau sekitar 3 bulan. Kami mohon masyarakat tidak lupa mencatat dan mengingat jadwal vaksin kedua karena rentangnya cukup lama,” terangnya.

Adi Dharma berharap, program percepatan vaksinasi ini dapat berjalan lancar, sehingga mampu meminimalisir resiko paparan Covid-19 di kalangan pelaku UMKM dan pekerja transportasi lainnya. (hms/red).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *