Kota Serang (MKnews)- Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga imbau kepada seluruh masyarakat yang hendak ke luar Pulau Jawa maupun masuk ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Merak agar mendownload aplikasi Pedulilindungi. Jumat, (17/09/2021).

Ia menyebutkan aplikasi Pedulilindungi merupakan salah satu syarat untuk menyeberang menggunakan Pelabuhan Merak.

“Selain hasil Swab, aplikasi Pedulilindungi juga menjadi syarat untuk bisa menyeberang menggunakan Pelabuhan Merak. Karena melalui aplikasi Pedulilindungi kita dapat melakukan pelacakan untuk menghentikan penyebaran Covid-19,” ucap Shinto Silitonga.

“Untuk itu, kepada seluruh masyarakat agar mendownload aplikasi Pedulilindungi saat menggunakan Pelabuhan Merak, dan pastikan aplikasinya dalam posisi hijau,” lanjut Shinto Silitonga.

Shinto Silitonga menambahkan, “Dalam teknisnya, petugas di Pelabuhan Merak juga akan memeriksa NIK para penumpang melalui aplikasi Pedulilindungi apakah para penumpang tersebut sudah di Vaksin atau belum. Sehingga pemeriksaan ini benar-benar ketat,” tambahnya.

Baca Juga  Kecamatan Sukamulya Juara Satu Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kabupaten Tangerang

Lebih lanjut, Shinto Silitonga juga menjelaskan bahwa PeduliLindungi adalah aplikasi yang dikembangkan untuk membantu pemerintah dalam melakukan pelacakan untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Aplikasi ini mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian agar penelusuran riwayat kontak dengan penderita Covid-19 dapat dilakukan.

Pengguna aplikasi ini juga akan mendapatkan notifikasi jika berada di keramaian atau berada di zona merah, yaitu area atau kelurahan yang sudah terdata bahwa ada orang yang terinfeksi Covid-19 positif atau ada Pasien Dalam Pengawasan.

Aplikasi ini memiliki beberapa manfaat, diantaranya dapat membantu petugas memastikan proses validasi dokumen kesehatan di simpul transportasi secara digital, sehingga lebih aman, cepat, mudah dan sederhana.

Selain itu penggunaan aplikasi ini juga dapat meminimalkan kontak fisik karena tidak harus membawa dokumen kertas hasil tes Covid-19 atau kartu vaksinasi, dan juga lebih aman dari adanya pemalsuan hasil.

Baca Juga  Bantu Warga Isolasi Mandiri, Burhan Ketua Fraksi PKB DPRD Kab. Tangerang Salurkan 100 Paket Sembako di Perumahan Sudirman Indah Tigaraksa

Shinto Silitonga mengungkapkan bahwa Pelabuhan Merak melayani penumpang sebanyak ribuan orang per harinya. Sehingga sangat dibutuhkan aplikasi Pedulilindungi untuk melakukan pelacakan penyebaran Covid-19.

“Setiap harinya, penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak ini rata-ratanya sekitar 22.809 orang yang menyeberang, sedangkan untuk kendaraan, rata-rata 6.193 kendaraan yang melintas per harinya. Dan berdasarkan data yang kita peroleh, kendaraan yang menyeberang dominan kendaraan golongan IVA, golongan VB dan golongan VIB,” ungkap Shinto Silitonga.

Agar diketahui, jenis-jenis golongan pada kendaraan sebagai berikut. Golongan I ialah sepeda, Golongan II sepeda motor kurang dari 500 CC dan gerobak dorong, Golongan III sepeda motor besar yang memiliki kapasitas lebih dari 500 CC dan kendaraan roda tiga, Golongan IVa kendaraan bermotor untuk penumpang berupa mobil jeep, sedan, minibus yang panjangnya sampai 5 meter. Golongan IVb ialah mobil barang, mobil bak muatan terbuka/tertutup dan doubel cabin yang panjang kendaraan sampai 5 meter. Selanjutnya, Golongan Va kendaraan bermotor untuk penumpang berupa mobil bus yang panjangnya 5-7 meter, Golongan Vb mobil barang truk/tangki ukuran sedang yang panjangnya 5-7 meter, Golongan VIa kendaraan bermotor untuk penumpang berupa mobil bus dengan panjang 7-10 meter, Golongan VIb mobil barang truk/tangki yang panjangnya 7-10 meter, Golongan VII mobil barang tronton, mobil penarik berikut gandengan serta kendaraan alat berat dengan panjang 10-12 meter dan terakhir Golongan VIII mobil barang tronton, mobil tangki, kendaraan alat berat dengan panjang 12-16 meter.

Baca Juga  Kapolda Banten Tinjau Pengamanan Mayday di Kabupaten Tangerang

Terakhir, Shinto Silitonga berharap melalui penerapan aplikasi PeduliLindungi ini, diharapkan bisa mengelola mobilitas di tengah pandemi dengan baik. (Bidhumas/red)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *