Tangsel (MKnews)- Berdasarkan penelusuran dibeberapa sekolah negeri di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), didapati beberapa koperasi sekolah yang menjual seragam ternyata belum berbadan hokum.

Seperti SMA Negeri 9 Kota Tangsel, dimana badan hukum koperasi masih sedang diproses sejak tahun 2017.

“SMA Negeri 9 sedang diproses ijin Koperasinya sejak 2017. Kita hanya menjual batik, baju olahraga dasi juga atribut, saya seh belum tau harganya sekitar 600 ribu rupiah kalau tidak salah,” ungkap Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 9 Mochamad Hidayat saat ditemui.

Baca Juga  Jangan Mau Ketinggalan!, Ikuti 5 Gaya Hits Selebgram Hijab Dengan Sepatu Kekinian

Selanjutnya, diakui oleh pihak SMPN 4 Tangsel, SMPN 15 Tangsel, dan SDN Paku Jaya 01,SDN Pondok Jagung 05 bahwa, koperasi mereka juga belum memiliki badan hukum.

“Anggota kita ada 60an orang, ya koperasi kami belum ada ijin, yang kita jual batik, pakaian olahraga dan atribut sekolah. Harga bervariasi ada yang satu jutaan ada juga yang tujuh ratus ribu,” terang ketua Koperasi Sekolah SMP Negeri 4 Tangsel, Iim Ibrahim.

Baca Juga  PWI Pusat Anugerahi PCNO Kepada 9 Wartawan dan Pena Mas kepada Gubernur Kalsel

Untuk diketahui, dari informasi yang berhasil dihimpun, baru sembilan sekolah yang koperasinya sudah berbadan hukum. Dari sembilan koperasi, terdapat 5 koperasi di SMP, 1 koperasi di SMA, 3 koperasi di SMK.

Disisi lain, koperasi-koperasi sekolah tersebut menjual seragam dengan harga terbilang tinggi. Sementara dipasaran, satu stel seragam paling tinggi dipatok 200 ribu rupiah oleh pedagang. (Her/rd)

Baca Juga  Besok, PWI Kota Serang Gelar Diskusi

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *