Kabupaten Tangerang (MKnews)-Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar membuka rapat bersama Kepala Sekolah SD di Kabupaten Tangerang mengenai pembekalan PTM. Rapat tersebut digelar secara virtual di Ruang Rapat Cituis Lt. 5 Kantor Bupati Tangerang yang dihadiri oleh perwakilan Kepala Sekolah SD di Kabupaten Tangerang, Sekdis , Ketua PGRI, Ketua P3S dan Dewan Pendidikan, Jumat (01/10/2021).

Pada rapat tersebut membahas mengenai kegiatan belajar mengajar SD yang belum bisa terlaksana melalui tatap muka, sebelum ada ketetapan dari Dinas Pendidikan mengenai sekolah yang ditunjuk untuk melaksanakan tatap muka.

Baca Juga  Sekda Buka Diklat Kompetensi Teknis Bendahara Bos

“Mari sama-sama kita saling mendukung dan saling bekerja sama agar proses pembelajaran tatap muka di Kabupaten Tangerang untuk tingkat SD dan setingkatnya bisa kita lakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat dan sangat disiplin,” ujar Bupati Zaki.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menambahkan, bila ada kekurangan peralatan segera menghubungi Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, kita akan melakukan perdataan dan akan dikirimkan kebutuhan bapak, ibu, siswa, dan masyarakat yang berada di lingkungan sekolah.

Baca Juga  Festival Literasi Diharapkan Mampu Lahirkan SDM Berkualitas

Bupati berharap, kepada Kepala Sekolah, tenaga pendidikan, maupun guru di seluruh sekolah tingkat SD untuk bersama sama mendukung program pemerintah dalam langkah memutus mata rantai virus COVID-19.

Dalam kesempatan yang sama Kadisdik H. Saifullah, mengatakan untuk PTM tingkat SD masih terus kita kaji secara mendalam dan seksama, sebelum ada ketetapan dari Dinas Pendidikan dan pemerintah, mohon masyarakat bisa lebih bersabar. Prinsip kehati-hatian dan kewaspadaan manjadi prioritas utama dalam pelaksanaan PTM SD, sehingga PTM untuk SD sederajat benar-benar dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Baca Juga  Wakil Walikota Pilar Saga Ichsan Apresiasi Rencana Uji Komptensi Wartawan di Tangsel

“Kami sudah menyediakan form kesiapan sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka. Kita akan selektif sekolah mana yang bisa dan sekolah mana yang belum bisa”, ujar Saifullah. (hms/red).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *