31, Oktober, 2020

Media Kreasi News

Sarana Komunikasi Dan Informasi Masyarakat

Disnaker Lebak Buka Posko Prakerja

Lebak (MK)-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lebak membuka posko pendampingan pendaftaran kartu Prakerja di Kantor-nya. Posko tersebut dibuka untuk memudahkan warga yang mendaftarkan kartu Prakerja yang dilakukan secara online.

Kepala Disnaker Kabupaten Lebak Tajudin menuturkan, Disnaker Lebak mendapatkan tugas menangani pasca dampak Covid-19,”Saat ini pemerintah

“Posko pendampingan kita buka karena Disnaker diberikan tugas menangani pasca dampak Covid-19. Khusunya hubungan industrial dalam mempertahankan kesinambungan kehidupan daripada para pekerja,”kata Kepala Disnakertrans Kabupaten Lebak Tajudin kepada wartawan, Sabtu (18/4).

Tajudin menjelaskan, Disnaker Lebak  menyediakan tempat atau posko untuk membantu menyampaikan data usulan kartu Prakerja. Jadi para pekerja yang terkena dampak covid 19 bisa mendaftarkan diri secara online sebagai calon penerima Kartu Prakerja.

“Ya mudah-mudahan fasilitasi dilakukan oleh Pemkab Lebak bisa membantu para pekerja yang ada di Kabupaten Lebak,  terutama yang kena PHK. Tapi alhamdulilah di kita tidak ada PHK cuman dirumahkan saja, jadi kita membantu memfasilitasi pendaftarannya secara online,” katanya.

Lebih lanjut Kadis mengatakan, sebetulnya pendaftaran kartu Prakerja bisa dilakukan mandiri secara online. Dengan cara mengakses situs resminya.

“Tapi karena memang kemampuan  dari para pencari kartu prakerja, maka masih mesti perlu di bantu dan  difasilitasi. Makanya sesuai kebijakan pemerintah pusat dan arahan Ibu Bupati kita membantu mereka supaya dalam prosesnya berjalan lancar,”katanya.

Tajudin mengungkapkan, posko pendampingan Disnaker sudah dimanfaatkan oleh kalangan pekerja. Baik itu karyawan perusahan dirumahkan temasuk juga pedagang keliling dan buruh.

“Tadi baru saja pedagang tahu keliling, yang memang diawal dampak covid ini sudah dirasakan aktivitasnya sudah semakin menurun dan bahkan dia tidak mampu lagi untuk berjualan secara bebas. Oleh karena itu kita berharap kepada pemerintah, khususnya melalui kartu prakerja ini bisa membantu kelangsungan hidup mereka,”katanya.

Kadis mengungkapkan, bahwasannya kartu Prakerja digunakan untuk pelatihan Prakerja mencarii kehidupan baru ditengah covid 19. Total uang yang diterima sekitar Rp 3.550.000.

“Insyallah pemengang kartu pekerja ini dapat 3.550.000. Dengan rincian untuk biaya pelatihan Rp 1 juta, insentif Rp 600 ribu perbulan selama 4 bulan, serta insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150 ribu untuk tiga kali survei,”katanya.

Jadi tiap peserta atau pemegang kartu Prakerja akan mendapatkan bantuan insentif pelatihan sebesar Rp3.550.000 selama pandemi covid-19 ini. Kemudian kartu Prakerja dipegang oleh masing-masing penerima.

“Mereka gunakan, kita sifatnya  hanya memfasilitasi dan memonitor dari pelaksanaan khususnya para pemegang kartu prakerja. Semenrara ini yang terdaftar masih sedikit kita bantu usulkan 168 orang lewat provinsi karena provinsi menunggu dara itu untuk dilaporkan ke pusat,”katanya.

Tajudin menegaskan, proses pendaaftaran kartu Prakerja tidak asal mendaftar. Para calonnya harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilakukan secara online sesuai bidangnya masing-masing.

“Prosesnya hampir sama dengan mengikuti tes CPNS jadi ada pertanyaan harus dijawab oleh setiap calon penerima. Untuk syarat mendaftar memasukan NIK KTP,  dan harus mempunyai email nanti,”katanya.

Tajudin mengutarakan, kriteria calon penerima kartu Prakerja mereka yang terkena PHK dan dirumahkan.

“Tapi kita juga membantu mereka, khususnya pedagang kecil asongan, atau misalkan buruh sudah tidak bisa melakukan pekerjaan,”katanya.

Pedagang tahu keliling, Ahmad Kosasih mengaku,  sehari-harinya sebelum Covid 19 sebagai pedagang tahu keliling,”kalau sekarang sudah gak bisa jualan lagi jualan karena covid ini. Biasanya keliling sekitar pasar Rangkasbitung sampai lampu merah Malangnengah, kalau gak ada covid omset sehari diatas 50 ribu lebih sekarang suda gak bisa lagi, sudah gak jualan lagi semenjak awal peringatan covid,”katanya.

Ahmad menegaskan, sekrang dirinya sudah gak memiliki penghasilan untuk memenuhi ekonomi keluarga. Soalnya sudah tidak bisa dagang lagi.

“Sekolah-sekolah juga kan pada libur, makanya saya ke Disnaker mau daftar kartu Prakerja. Pelayanan Disnaker sangat ramah dan bisa banyak bertanya,”katanya.(kew/red).