25, Oktober, 2020

Media Kreasi News

Sarana Komunikasi Dan Informasi Masyarakat

Hari Ke-4 Ops Ketupat Kalimaya, 612 Unit Kendaraan Mudik Di Putarbalikan

Banten (MK)-Di hari ke-4 pelaksanaan operasi ketupat kalimaya 2020 di wilayah hukum Polda Banten, tercatat sebanyak 612 unit kendaraan mudik telah di putarbalikan oleh petugas gabungan yang berada di beberapa titik lokasi pos check point

Hal tersebut di ungkapkan oleh Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo saat di konfirmasi, Senin (27/4/2020). Wibowo menjelaskan upaya yang dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah atas larangan tidak mudik di masa pandemi covid-19

“Kami akan terus mengedukasi kepada masyarakat tentang anjuran pemerintah yang melarang mudik jelang hari raya idul fitri 1441 H, diharapkan masyarakat tidak nekat mudik, dipastikan pemudik akan diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan oleh pihak kami dari Kepolisian dan petugas gabungan lainnya di lokasi check point” ucap Wibowo

Sesuai dengan pendataan yang kami lakukan, kata Wibowo, adanya penurunan jumlah kendaraan mudik dibandingkan dihari pertama berlangsungnya Ops Ketupat Kalimaya, yang mana untuk hari pertama (24/4/2020) tercatat sebanyak 257 unit, di hari ke-2 186 unit (turun 27%) hari ke-3 112 unit (turun 40%) dan untuk hari ke-4 57 unit (turun 50%)

“Dengan adanya penurunan jumlah kendaraan, berarti ada peningkatan kesadaran masyarakat akan anjuran Pemerintah yang melarang untuk tidak mudik” katanya

Dilokasi berbeda Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan Operasi Ketupat Kalimaya 2020 merupakan operasi kemanusiaan yang lebih mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif sebagai upaya Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait adanya larangan untuk tidak mudik serta pemberlakuan PSBB guna mencegah penyebaran virus corona

“Operasi Ketupat Kalimaya di tahun ini sangat berbeda dibanding tahun sebelumnya, karena lebih awal dilaksanakan dan lebih spesifik berdasarkan sasaran operasi di tengah kondisi Pandemi Covid-19” Jelas Edy Sumardi.

Edy Sumardi berharap, seluruh elemen masyarakat dapat bekerjasama dalam mendukung kebijakan pemerintah tentang larangan mudik, hal tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan warga dan keluarga di kampung halaman “Mari sayangi keluarga anda, jangan bawa potensi virus ke kampung halaman dan lebih baik untuk tetap di rumah” pungkasnya (Bid Humas/red)