26, Oktober, 2020

Media Kreasi News

Sarana Komunikasi Dan Informasi Masyarakat

Hari Ke-6 Ops Ketupat Kalimaya, 336 Kendaraan Mudik Di Putarbalikan

 Tangerang (MK)-Di hari ke-6 pelaksanaan operasi ketupat kalimaya 2020 di wilayah hukum Polresta Tangerang Polda Banten, tercatat sebanyak 336 unit kendaraan mudik telah di putarbalikan oleh petugas gabungan yang berada di beberapa titik lokasi pos check point

Adapun rincian dari 336 unit kendaraan mudik yang di putarbalikan antara lain untuk Bis umum sebanyak 75 unit, Mini bus umum 30 unit, mobil pribadi 98 unit dan sepeda motor 133 unit

Hal tersebut di ungkapkan oleh Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat di konfirmasi, Rabu (29/4/2020). Ade menjelaskan upaya yang dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah atas larangan tidak mudik di masa pandemi covid-19

“Kami akan terus mengedukasi kepada masyarakat tentang anjuran pemerintah yang melarang mudik, diharapkan masyarakat tidak nekad mudik, dipastikan pemudik akan diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan oleh pihak kami dari Kepolisian dan petugas gabungan lainnya di lokasi check point” ucap Ade

Dilokasi berbeda Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan Operasi Ketupat Kalimaya 2020 merupakan operasi kemanusiaan yang lebih mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif sebagai upaya Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait adanya larangan untuk tidak mudik serta pemberlakuan PSBB guna mencegah penyebaran virus corona

“Operasi Ketupat Kalimaya di tahun ini sangat berbeda dibanding tahun sebelumnya, karena lebih awal dilaksanakan dan lebih spesifik berdasarkan sasaran operasi di tengah kondisi Pandemi Covid-19” Jelas Edy Sumardi.

Edy Sumardi berharap, seluruh elemen masyarakat dapat bekerjasama dalam mendukung kebijakan pemerintah tentang larangan mudik, hal tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan warga dan keluarga di kampung halaman “Mari sayangi keluarga anda, jangan bawa potensi virus ke kampung halaman dan lebih baik untuk tetap di rumah” pungkasnya (Bid Humas/red)