27, Oktober, 2020

Media Kreasi News

Sarana Komunikasi Dan Informasi Masyarakat

MTQ Banten Digelar 10-15 Agustus ,Masyarakat Bisa Menonton Melalui Siaran Langsung YouTube

SERANG (MKnews)- Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten akan melaksanakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XVII Tingkat Provinsi Banten tahun 2020 pada 10-15 Agustus 2020 di Masjid Raya Al-Bantani.

Pelaksanaan MTQ Banten 2020 dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Para peserta dan kafilah setiap kabupaten/kota dan masyarakat dapat menyaksikan MTQ kali ini secara live streaming melalui channel Youtube: LPTQ Provinsi Banten.

Ketua Panitia MTQ XVII Tingkat Provinsi Banten Sholeh Hidayat menjelaskan, awalnya MTQ Tingkat Provinsi Banten tahun 2020 digelar di Kota Tangerang Selatan pada 23- 27 Maret 2020. Namun berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Gubernur dan LPTQ Banten dengan bupati/wali kota dan LPTQ kabupaten/kota pada tanggal 17 Maret 2020, mengingat pandemi Covid-19 belum melandai di Tangerang Selatan khususnya dan Tangerang Raya pada umumnya, maka pelaksanaan MTQ XVII ditunda sampai dengan waktu yang memungkinkan.

Ia menuturkan, setelah menunggu kurang lebih tiga bulan belum juga ada penurunan penyebaran Covid-19 yang signifikan, Wali Kota Tangerang Selatan berkirim surat kepada Gubernur Banten Nomor 451.14/18H/Kesra tertanggal 8 Juli 2020 menyatakan Pengunduran Diri sebagai Tuan Rumah MTQ XVII Tingkat Provinsi Banten.

“Atas dasar surat tersebut LPTQ Banten, Ketua Panitia dan Kepala Biro Kesra berkonsultasi dengan Pak Gubernur terkait penyelenggaraan MTQ XVII Tingkat Provinsi Banten. Pak Gubernur menyetujui MTQ XVII Tingkat provinsi dilaksanakan oleh LPTQ Banten dengan memperhatikan protokol kesehatan,” ucapnya.

Sholeh yang juga Ketua DKM Raya Al-Bantani ini mengatakan, MTQ XVII Tingkat Provinsi Banten mengangkat tema “MTQ XVII Tingkat Provinsi Banten Mewujudkan Generasi Qurani Menyongsong Banten yang Maju, Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera dan Berakhlakul Karimah”. Tujuan MTQ mendapatkan kader-kader qurani, meningkatkan ukhwah Islamiyah, membumikan Alquran, membangun silaturahim antara qari-qariah, hafiz-hafizah, mufassir-mufassirah dan khot-khottotoh serta peserta cabang lainnya.

Sholeh menuturkan, MTQ XVII menggunakan protokol kesehatan. Antara lain setiap majelis hanya dihadiri Dewan Hakim, panitera dan ofisial kabupaten/kota.  Kemudian, dicek suhu badan pada saat masuk pintu Masjid Raya Al Bantani, mencuci tangan, wajib memakai masker, menjaga jarak/physical distancing, tidak berjabatan tangan secara langsung, dilarang merokok di arena musabaqah, membawa alas di setiap perlombaan.

“Kami bersama Dinkes Banten pada Senin (10/8) akan melaksanakan rapid test bagi panitia, Dewan Hakim, peserta dan ofisial secara bergantian sesuai jadwal. Jumlahnya 1.100 orang,” ungkap Sholeh.

Sementara itu, pembukaan pada Senin, 10 Agustus 2020, pukul 09.30 WIB di aula pendopo Gubernur Banten dilalsanakan secara sederhana dan akan dihadiri sekitar 30 orang. Antara lain Gubenur Banten Wahidin Halim, Wakil Gubernur Andika Hazrumy, Sekda Banten Almuktabar, ketua DPRD Banten, perwakilan instansi vertikal, bupati dan walikota, perwakilan Pengurus LPTQ Banten, dan Dewan Hakim MTQ.

Seremonial acara pembukaan yaitu menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Alquran, pengenalan kafilah kabupaten dan kota secara virtual, laporan ketua panitia, laporan ketua harian LPTQ Banten, pengukuhan Dewan Hakim, sambutan Gubernur Banten sekaligus membuka acara MTQ, dan penyerahan piala bergilir MTQ.

Bagi kafilah kabupaten dan kota, dapat ikut pembukaan MTQ melalui Zoom Meeting.

“Tamu undangan terbatas. Dari LPTQ hanya perwakilan saja. Begitu pula dengan Dewan Hakim, hanya perwakilannya saja,” kata

Ketua Penyelenggara MTQ XVII tingkat Provinsi Banten Sholeh Hidayat saat rapat persiapan, Minggu (9/8).

Hari pertama MTQ, lanjut Sholeh, setelah pembukaan dilanjutkan dengan registrasi peserta oleh masing-masing perwakilan kafilah kabupaten dan kota. Adapun pelaksanaan musabaqah di lingkungan Masjid Raya Albantani dilaksanakan mulai Selasa-Jumat, 11-14 Agustus 2020. Sementara acara penutupan pada Sabtu, 15 Agustus 2020.

“Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan MTQ, tinggal masuk ke channel YouTube LPTQ Provinsi Banten mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai,” kata Sholeh.

Adapun cabang-cabang yang dimusabaqohkan sebanyak 14 majlis cabang yaitu: Tilawah Dewasa, Qiro’at Alquran, Tilawah Golongan Remaja dan Anak-anak, Tilawah Golongan Cacat Netra dan Murattal, Qiro’at Murattal golongan Dewasa dan Remaja, Tahfidz Golongan I dan 5 Juz serta Tilawah. 

Selanjutnya, Tahfidz golongan 10 dan 20 Juz, Tahfidz 30 Juz dan Tafsir bahasa Arab, Tafsir Bahasa Indonesia dan Inggris, Fahmil Quran, Syarhil Quran, Khat Alquran, Maqalah Alquran, Qiro’atul Kutub golongan Ula dan Wustho, Qiro’atul Kutub golongan ‘Ulya Hadits 100 dan 500.

Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten Syibli Syarjaya berharap pelaksanaan MTQ XVII tingkat Provinsi Banten berjalan aman dan lancar.

“Saksikan acara MTQ kali ini di rumah saja melalui channel YouTube LPTQ Provinsi Banten. Mari kita berdoa semoga MTQ sukses dan lancar,” kata Syibli.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ ini sebagai salah satu persiapan dan tahapan Provinsi Banten ikut MTQ tingkat Nasional ke-28 di Sumatra Barat pada 21-28 November 2020. “Kami berharap MTQ Banten melahirkan qori qoriah terbaik untuk pentas di MTQ nasional. Kami juga berharap doa dan dukungan dari warga agar Banten tetap dapat mengukir prestasi terbaik di ajang nasional,” katanya. (*/wan)