20, Oktober, 2020

Media Kreasi News

Sarana Komunikasi Dan Informasi Masyarakat

Bupati Zaki Ikuti Rakor Penataan Jabodetabek-Punjur Secara Virtual

Kabupaten Tangerang (MKnews)-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengikuti rapat koordinasi pemantapan kelembagaan tim koordinasi penataan ruang kawasan perkotaan Jabodetabek-Punjur secara virtual. Bupati Zaki ikuti rapat tersebut di ruang kerja Bupati Tangerang. Jumat, (4/9/20).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Sofyan Djalil selaku menteri ATR/ BPN Republik Indonesia, dengan peserta beberapa Kementrian terkait, Pemprov. Banten, Jabar, Dan DKI Jakarta, dan Pemerintah Daerah Tingkat II di Kawasan Jabodetabek-Punjur.

Sofyan Djalil menjelaskan bahwa rapat koordinasi kali ini adalah membahas 6 isu yang nantinya akan menjadi bahan diskusi dan menjadi bahan acuan untuk penataan kawasan Jabodetabek-Punjur kedepannya.

Adapun yang menjadi bahan diskusi adalah

1. kesepakatan terkait pengintegrasian kelembagaan BKSP Jabodetabekjur ke dalam tim koordinasi.

2. penyelarasan perencanaan dan pelaksanaan program Kementerian lembaga dan pemerintah daerah

3. pengendalian dan penertiban tata ruang

4. tata kelola kebijakan insentif dan disinsentif

5. mekanisme koordinasi pertemuan di tingkat menteri dan kepala daerah

6. mekanisme  koordinasi di tingkat teknis

“Rapat kali ini tentang permasalahan Jabodetabek-punjur yang tertuang dalam Perpres kali ini lebih kepada pembentukan kelembagaan di tiap-tiap daerah provinsi dan di pusat, serta untuk mensinergikan dan menyinkronkan program,” kata Sofyan.

Menurut Sofyan, pada hari ini kita ingin mendapatkan persamaan persepsi masalah penyelarasan program bagaimana kita mensinergikan program dan anggaran berdasarkan komitmen bersama Menteri Dalam Negeri dan kita telah melakukan komitmen bersama antara pusat dan daerah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, untuk BKSP Ia kira Apabila ada 2 kelembagaan tidak akan efektif, Ia setuju BKSP dilebur dalam rangka memperkuat kinerja harus dilebur,  yang kedua ini yang penting juga penyelarasan, dan penyelarasan program ini terutama masalah penganggaran dan harus komitmen

“Saya kira dengan adanya dibentuk Tim ini kita harus terbuka dan benar-benar konsisten dengan kesepakatan yang sudah kita sepakati bersama saya juga ingin mengeluarkan adanya sanksi, Saya kira ini harus menjadi komitmen untuk memperbaiki kawasan Jabodetabek-Punjur,” katanya.

Sementara itu Bupati Zaki Iskandar berharap program ini bisa benar-benar terealisasi karena dengan adanya penataan kawasan Jabodetabek-Punjur segala permasalahan yang ada dikawasan tersebut bisa terurai dan terselesaikan.

“Besar harapan saya program penataan Kawasan Jabodetabek-Punjur bisa menjadi harapan bagi segala macam persoalan yang ada di Kab. Tangerang,” kata Zaki. ( hms/zal).