26, Oktober, 2020

Media Kreasi News

Sarana Komunikasi Dan Informasi Masyarakat

Silaturahmi Hindari Benturan Usaha

Lebak (MKnews)-Sedikitnya 15 penjual atau provider voucher internet di Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, menghadiri acara silaturahmi antar penggiat usaha layanan internet tersebut di Hutan Wisata Meranti, Desa Jagakarsa, Kecamatan Muncang.

“Dan ajang silaturahmi ini sangat penting kami adakan guna menyamakan persepsi antar penjual retail voucher internet di Kecamatan Muncang, baik dalam masalah harga maupun dalam persaingan bisnis antar penjual, agar persaingan usaha menjadi sehat, untuk menghindari gesekan antar penjual di lapangan,”kata Agus penyelanggara silaturahmi antar penjual voucher internet, Minggu (20/9).

Dia berharap, hasil dari kesepakatan dalam silaturahmi ini dapat di laksanakan dengan baik oleh para penjual voucher di Muncang,”Kuncinya saling menghargai, komunikasi yang baik, dibarengi dengan silaturahmi yang tetap dijaga,”katanya.

Sementara itu, perwakilan provider PLB Kabupaten Lebak, Syarip mengapresiasi kegiatan sialturahmi tersebut. Menurutnya, pertemuan tersebut untuk menyamakan persepsi, tidak bergesekan bahkan bisa saling membantu.”Sebab Lebak dari 340 desa masih banyak membutuhkan internet. Apalagi jaman covid ini masyarakat sangat membutuhkan layanan internet, dari sekolah sampai kebutuhan berbelanja. Kita memiliki misi untuk memeratakan internet namun juga kita berbisnis. Saya harap pertemuan ini menghasilkan kesepakatan dan kerjasama kedepan,  baik itu kesepakatan harga maupun pemetaan wilayah usaha,”ujar Syarip.

Lukman, salah seorang penjual voucher internet di Kecamatan Muncang mengingatkan kepada semua penjual voucher di Kecamatan Muncang agar selalu menjaga komunikasi dengan baik.”Yang saya khawatirkan jika ada sesama mitra usaha ini saling bergesekan di lapangan. Untuk itu saya berharap semua mitra agar saling menghargai, saling bersilaturahmi, baik yang usaha tergolong besar maupun  usaha yang tergolong kecil. Silaturahmi dan persaudaraan lebih penting dari sekedar usaha. Sebab, para penjual voucher ada rata-ada pertalian saudara,”katanya.(mas/red)