26, Oktober, 2020

Media Kreasi News

Sarana Komunikasi Dan Informasi Masyarakat

Warga Pakujaya Permai Kerja Bakti, Minyak Jelantah Akibatkan Got Mampet

Tangsel (MKnews)-Kebersihan pangkal kesehatan, demikian pepatah lama yang sangat dikenal masyarakat. Dan kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya petugas kebersihan saja namun menjadi kepedulian dan tanggung jawab bersama. Seperti halnya yang dilakukan Warga Perumahan Pakujaya Permai RT 04 RW 05 Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, mereka melaksanakan bhakti sosial bersih bersih lingkungan, Minggu (13/9).

“Kegiatan bersih bersih lingkungan dilaksanakan pada hari libur minggu, tujuannya agar semuanya bisa ikutan. Dengan demikian ada kebersamaan, ” ujar Ketua RT 04 Triyono, yang juga terjun langsung dalam aksi sosial ini.

Menurut Triyono, kerja bakti kali ini, kebetulan ada warga yang melaporkan bahwa got ( saluran air) di depan rumahnya menggenang. Sehingga pada kerja bakti itu dilakukan pembongkaran tutup saluran yang di buat dari  u ditch.

Setelah dilakukan pembongkaran ternyata betul ada saluran yang mampet akibat tertutup kerak yang berasal dari sisa pembuangan minyak rumah tangga. “ Ini buat pengalaman bagi kita semua warga untuk tidak membuang sisa minyak bekas menggoren ke saluran air,” kata ketua RT 04 Triyono.

Mari membuang minyak jelantah dengan tertib. Selain berguna untuk menjaga lingkungan, rumah kita akan terhindar dari penyumbatan di sana sini.

Minyak jelantah yang dibuang sembarangan bisa mengakibatkan penyumbatan.Jika dibuang di saluran air, misalnya, limbah itu dapat mengotori lingkungan.

Baunya sangat tidak sedap. Minyak ini juga bisa membeku sehingga menghalangi laju air. Selain faktor dari minyaknya sendiri, bagian-bagian kecil dari makanan yang kita goreng pun bisa menimbulkan masalah.

Jamur dan bakteri bisa bersarang di permukaanya. Jadi, lebih baik kita membuang minyak jelantah secara tertib, baik, dan benar.

Cara Membuang Minyak Jelantah yang Benar,  jika minyak yang kita gunakan hanya sedikit, untuk menumis atau menggoreng sesuatu di wajan datar anti lengket.

Misalnya, kita bisa mengelapnya dengan tisu lalu membuang tisu tersebut ke tong sampah.

Ini lebih baik daripada langsung mencuci wajan di air mengalir lalu sisa minyaknya ikut terbuang bersama air ke dalam saluran air. (*/red).