Enarotali (MKnews)- Bertempat tempat diaula Koramil 1705-02/Enarotali Jln.Bandara Enarotali Distrik Paniai Timur Kab.Paniai.  Koramil 1705-02/Enarotali telah mengadakan komsos dengan komponen masyarakat dengan tema “BERGANDENGAN TANGAN MEMBANGUN NEGERI DAN MEMPERKOKOH PERSATUAN DAN KESATUAN”.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Batuud Koramil 1705-02/Enarotali (Serka Fadli. Sahida) dan di ikuti sekitar 20 Orang tokoh masyarakat. Antara lain, Kepala Distrik Paniai timur (Bpk Alfred Yogi), Kepala Suku Paniai timur (Bpk Deki Takimai), Kepala kampung Ugibutu (Bpk Bonai), Kepala Kampung uwibitu (Bpk Melkias Gobai), Anggota Dinas Perhubungan (Bpk Noak Nawipa), Kasat Satpol PP (Bpk Yesayas Agapa,Wakil FKUB kab paniai (Bpk Ernes), Anggota MUI Kab paniai (Ust Imam), Ketua Pemuda ALIE (Isak Nawipa), Anggota BNPB Kab Paniai (Hermansyah) dan Pemuda Kampung Uwibut (Alon Mote).

Tujuan diadakan kegiatan ini untuk menyambung tali silaturahmi kepada komponen masyarakat. Sebagai upaya pendekatan antara Babinsa dengan tokoh-tokoh masyarakat di wilayah desa binaan. Demi mendukung kelancaran tugas di lapangan dan juga meminta agar selalu memelihara kerukunan hidup dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. “Dengan hidup rukun kita semua akan merasakan kedamaian dan dengan kegiatan ini saya harap dapat mewujudkan hubungan yang baik antara Babinsa dengan elemen masyarakat di kabupaten paniai.

Selain itu, Batuud juga menghimbau kepada tokoh masyarakat,tokoh Pemuda agar ikut aktif menyampaikan kepada masyarakat yang lain dalam pendisipilnan protokol kesehatan. Ia menilai, disipiln protokol kesehatan tidak akan terlaksana maksimal tanpa peran aktif dari masyarakat itu sendiri,tegasnya.

Kepala Distrik Paniai Timur(Bapak Alfred Yogi) memberikan apresiasi yang positif kepada Koramil 1705-02/Enarotali dengan diadakannya kegiatan ini. Kerena dengan kegiatan ini,kita semua elemen masyarakat bisa berkumpul dan bersilturahmi dengan elemen masyarakat lainnya. Kedepannya kegiatan ini akan terus berlanjut sehingga setiap permasalahan di setiap kampung bisa kita musyawarahkan disini dan bisa di cari jalan keluarnya. (rls/red).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *