HPN 2021
Iklan banner

Tangerang (MKnews)-Pembangunan penambahan gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang  belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) telah dilayangkan surat panggilan kedua oleh pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terkait perizinan tersebut.

Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp. 308.803.000 (Tiga Ratus Delapan Juta Tiga Ribu Rupiah) tersebut dikerjakan oleh CV Timbul Rezeki sesuai yang tertera dalam plang.

Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah (Gakumda) pada Satpol PP Kota Tangerang, Ghufron Falfeli mengatakan, pihaknya telah melakukan pemanggilan pertama pada tanggal 6 November kemarin, namun pihak CV Timbul Rizki selaku pelaksana penambahan bangunan gedung RSUD Kota Tangerang ataupun PPTK Pembangunan tersebut tidak memenuhi panggilan pertama.

Baca Juga  UPAYA BABINSA DALAM MENGAWASI PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN DI LINGKUNGAN IBADAH

“Kemudian kami melayangkan surat pemanggilan kedua pada 11 November kemarin, lagi-lagi pihak terkait pelaksana pembangunan tersebut tidak juga hadir,” katanya.

Adapun Penambahan bangunan gedung RSUD itu berlokasi Jl. Pulau Putri Raya Kel. Kelapa Indah Kec.Tangerang Kota Tangerang, “Kabid Gakumda menegaskan, berkaitan bangunan tersebut dalam rangka kepentingan penyidikan kami memohon kehadiran pihak CV Timbul Rizki atau pelaksana dan PPTK, untuk mendengar keterangan terkait perizinan pembangunan dengan membawa dokumen perizinan yang sudah dimiliki.

Baca Juga  Bantuan Operasional Pesantren Diduga Banyak Masalah

Gufron sangat menyayangkan ketidakhadiran pihak CV. Timbul Rizki, mengingat dalam melengkapi persyaratan perizinan pembangunan gedung rumah sakit sangatlah mudah, apalagi perizinan tersebut non retribusi.

Ia berharap, sebaiknya pihak RSUD Kota Tangerang segera mengajukan perizinan pembangunan gedung baru tersebut, karena sejatinya gedung pemerintahan ataupun Rumah Sakit taat perizinan, ini adalah sebuah contoh kepada masyarakat kalau tidak memiliki IMB maka akan mendapat sanksi tegas.

Mengenai panggilan ketiga, lanjutnya, pihaknya akan melakukan surat peringatan ketiga kepada CV. Timbul Rizki selaku pelaksana pembangunan penambahan bangunan gedung baru RSUD Kota Tangerang.

Baca Juga  PASCA PILKADA, BABINSA AJAK WARGA PELIHARA KONDUSIFITAS WILAYAH

“Jika surat peringatan ketiga tidak digubris, maka pembengunan tersebut akan kami lakukan penyegelan, dan dalam proses penyegelan masih ada kegiatan pekerjaan, maka  akan kami lakukan penyitaan. Penegakan produk hukum, Peraturan Daerah dan Peraturan Walikota, terus kita tingkatkan dan sosialisasikan kepada masyarakat agar ada kesadaran, jika ingin mendirikan bangunan harus memiliki izin mendirikan bangunan,”Tutur Gupron kepada Awak media ini senin (30/11/ 20) di gedung Satpol PP Kota Tangerang Jl. Daan Mogot no 67.Kel Suka Asih Kecamatan Kota Tangerang Dengan berita  ini dikutip www. jppos.id tersebut”(her/red)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *