Kabupaten Tangerang (MKnews)-Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melaksanakan pencetakan Administrasi Kependudukan (Adminduk) bagi korban banjir di Aula Kantor Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten.

Hadir langsung pada kegiatan tersebut Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri, Camat Pasar kemis, Kepala Desa Gelam Jaya, Bhabinkamtibmas, Danramil dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Tangerang Drs. H. Syafrudin, M.Si menjelaskan, kegiatan ini di peruntukan kepada masyarakat yang kehilangan identitas diri atau dokumen lain yang berkaitan dengan kependudukan saat banjir.

Kegiatan yang bertema Peduli banjir ini bertujuan untuk membantu korban banjir yang kehilangan dokumen kependudukan yang hilang atau rusak, pasca banjir yang melanda Kecamatan Pasar Kemis Sabtu lalu (20/2/2021).

“Untuk peserta yang hadir, kita buatkan dokumennya secara langsung di lokasi Desa Gelam Jaya,” Pungkas Syafrudin.

“Waktu kegiatan peduli banjir ini hanya satu hari, jadi hari ini kita langsung cetak Adminduk di lokasi, selanjutnya kami lanjutkan melayani di kantor ” katanya

Ditemoat yang sama, Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrullah SH, MH menerangkan, pembuatan dokumen yang hilang dan rusak dapat memudahkan masyarakat yang terkena musibah, Dukcapil akan memproses dokumen berdasarkan database yang tersedia, yang telah terdaftar sebelumnya.

“Kita mengganti dokumen kependudukan yang hilang atau rusak kemarin akibat banjir di desa gelam jaya, semuanya dibagikan tanpa dipungut biaya,” ujar Zudan.

Zudan mewakili Kemendagri berterima kasih atas aksi cepat tanggap kepada Dinas Dukcapil Kabupaten Tangerang yang dapat dengan cepat menyelesaikan dokumen kependudukan di Desa Gelam Jaya.

Ia pun menambahkan, Dukcapil selama ini selalu proaktif memberi layanan penggantian dokumen kependudukan setiap warga yang terdampak bencana alam.

Menurut data yg didapat Diskominfo, hari ini sudah tercetak kurang lebih 199 E-KTP, 881 Kartu Keluarga, dan 6 Akta kelahiran, dan masih ada ratusan dokumen yang belum tercetak dikarenakan terkendala waktu.

Untuk dokumen yg belum tercetak hari ini, pihak Disdukcapil akan memberikan kepada pihak kepala desa nantinya untuk diserahkan kepada warga.

Sementara itu, Salah satu warga Desa Gelam Jaya Siti Haryani korban banjir mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini, karena proses nya sangat mudah dan cepat.

“Saya dapat info dari grup RT kalau hari ini ada kegiatan peduli banjir untuk mencetak dokumen yang rusak akibat banjir minggu lalu, karena itu saya ucapkan terima kasih kepada Pak Zaki, pak H Mad Romli dan pak Sekda yang sudah bantu kami,” Ucap Siti.

Lanjut Siti, dirinya pada saat kejadian seluruh dokumen kependudukan terendam banjir seperti KK, AKTA KELAHIRAN, KTP dan dokumen penting lainnya.

“Saya belum sempat mengamankan dokumen penting air datang tiba-tiba besar masuk ke dalam rumah,” ucapnya sambil mengusap air mata. (rizal/hms/red).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *