TANGSEL (MKnews)- Berbagi berkah bulan Ramadan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan memberi santunan puluhan anak yatim.

Kegiatan sosial yang dilaksanakan di Sekretariat PWI Tangsel di Nusa Loka BSD, Serpong itu juga dijadikan ajang silaturahmi dan diskusi pembangunan Tangsel.

Ketua PWI Kota Tangerang Selatan Ahmad Eko Nursanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kegiatan sosial dan kepedulian terhadap anak yatim.

Baca Juga  FIFGROUP Luncurkan Dana Bergulir Untuk 588 UMKM Bersama 4 Lembaga Astra

“Alhamdulillah, di tengah pandemi Covid-19 ini kita masih diberi kesehatan untuk menikmati bulan Ramadan. Dengan kegiatan santunan ini menjadi pelengkap agar Ramadan ini semakin limpah keberkahan,” kata Eko, Jumat (7/5/2021).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengapresiasi kegiatan santunan dan diskusi tersebut.

“Saya mewakili Wali Kota Tangerang Selatan mengapresiasi sebesar-besarnya terhadap kegiatan PWI yang telah menyelenggarakan silaturahmi sekaligus santunan anak yatim. Semoga ke depan kita bekerjasama terutama dalam kegiatan sosial,” katanya.

Baca Juga  Aksi Bersama Cegah Stunting, Pemprov Jabar dan Danone Indonesia Kejar Target

Selain kegiatan sosial, Pilar berharap, antara PWI dan Pemkot Tangsel bisa bersinergi membangun Tangsel.

“Tentu saja PWI sebagai salah satu corong informasi publik. Tentu saja program pembangunan, baik itu bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan itu harus diinformasikan ke masyarakat secara luas,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Tangsel Abdul Rosyid turut mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PWI Tangsel. Menurutnya, kegiatan santunan dan silaturahmi itu menjadi contoh bagi organisasi lain.

Baca Juga  BENTUK SINERGITAS TNI POLRI DI WILAYAH KORAMIL1705-03/KWATISORE,DANRAMIL UNDANG KAPOLSEK KWATISORE UNTUK BERKORDINASI DEMI KEMAJUAN DAERAH BINAAN

“Saya kira ini satu kegiatan yang dilakukan teman-teman PWI bisa juga jadi inspirasi komunitas yang lainnya. Di tengah berbagai pembatasan ini, menjadi tantangan bagaimana gagasan besar bisa teralisasikan, diskusi-diskusi bisa tersampaikan ke publik sehingga pandemi bukan jadi hambatan,” pungkasnya.(rls/red)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *