Pandeglang (MKnews)-Yayah Sawiyah (55) waga Desa Kadu Bumbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, mengharapkan bisa kembali bertemu dengan anak bungsunya yaitu Atika Zahra, yang sudah 15 tahun harus berpisah dengannya.

Yayah setiap harinya berjualan makanan di lokasi wisata Cikoromoy itu harus berpisah dengan Atika Zahra lantaran sang anak dibawa pergi oleh suaminya dari usia 6 tahun.

“Saya pengen ketemu anak saya, sudah hampir 15 tahun saya tidak bertemu. Anak saya Atika dibawa pergi oleh bapaknya ke Padang,” kata Yayah.

Ia menuturkan, Atika Zahra lahir pada tahun 2000, saat ini Atika Zahra sudah berusia 21 tahun. Selama Ia dipisahkan dengan anaknya, Yayah tidak tahu bagaimana kondisi anaknya tersebut, bahkan dengan mantan suaminya pun Ia tidak pernah berkomunikasi.

“Sekarang usianya 21 tahun, sejak dibawa bapaknya saya tidak tahu kabarnya, mungkin bapaknya tidak ingin mempertemukan saya lagi dengan Atika,” tuturnya.

Yayah yang ingin sekali kembali bertemu dengan anaknya sudah melakukan berbagai upaya, mulai dari menyerahkan poto sang anak ke orang pintar, maupun melalui pengacara. Namun, selama 15 tahun pencariannya belum menemukan hasil.

“15 tahun saya cari, udh ke kiyai, ustad, bahkan pengacara tapi tidak ada hasil. Saya ingin tahu bagaimana kondisi anak saya,” jelasnya.

Dengan pencariannya yang sudah belasan tahun, dan tidaknya titik temu, ia hanya berharap semoga Atika Zahra bisa kembali ke pelukannya, dan bisa kembali berkumpul dengan 2 sodaranya yang lain.

“Semoga dia sehat terus, yang saya takutkan dia sudah tidak ada. Tapi semoga saja dia juga mencari saya,” pungkasnya. (gatot/red).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *