Pandeglang (MKnews)-Sebanyak 200 peserta dari 7 Kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Banten, melakukan pemeriksaan kesehatan untuk menjadi bakal calon (Balon) Kepala Desa (Kades) yang akan berlangsung pada 18 Juni 2021 mendatang.

Tujuh  Kecamatan diantaranya, Kecamatan Cimanuk, Mekarjaya, Cipeucang, Saketi, Bojong, Picung, dan Kecamatan Mekarjaya.

“Hari pertama yang dilakukan di Puskesmas Cimanuk ini melingkup 7 kecamatan, dengan diikuti sekitar 200 peserta,” kata Kasubag Tata Usaha Puskesmas Cimanuk, Arif Rifai, Senin (24/05/2021).

Baca Juga  Sebanyak 995.463 Pemilih Ditetapkan KPU Lebak

Ia juga mengatakan, dalam persyaratan Balon Kades ini peserta harus mengikuti tiga tahapan tes kesehatan, diantarnya tes fisik, tes narkoba, dan dilakukan Rapid antigen.

“Tes fisik itu seperti cek berat badan, cek kesehatan mata, dan lain-lain, kalau cek narkoba itu dilakukan di Dinas Kesehatan Pandeglang, dan satu lagi karena ini masih masa pandemi covid-19, maka peserta harus di swab antigen,” terangnya.

Baca Juga  Partai Berkarya Usung Tatu-Pandji, Tommy Suharto Siap Terjun

Selain itu, Ia menuturkan bawah untuk dilakukan tes kesehatan ini tidak gratis, ada biaya pelayanan pemeriksaan kesehatan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2021 sebesar Rp. 373.000. Diantaranya, Retribusi Rp. 4.000, KIR atau uji kesehatan fisik Rp. 15.000, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No 10 Tahun 2011.

“Rapid Antigen itu sebesar Rp. 200.000 sesuai Perda Nomor 73 Tahun 2020, dan Tes Narkoba plus Retribusi sebesar Rp. 154.000 sesuai Laboratorium Kesehatan Daerah (Lapkesda),” tuturnya.

Baca Juga  Aziz Syamsuddin Tetap Ikuti Aturan Soal Djoko Candra

Adapun untuk 28 Kecamatan lainnya, akan berlangsung selama tiga hari di Puskesmas, diantarnya Puskesmas Labuan melingkupi 9 Kecamatan, Puskesmas Cibaliung melingkupi 6 Kecamatan, Puskesmas Cadasari melingkupi 4 Kecamatan, dan Puskesmas Panimbang melingkupi 7 Kecamatan. (wb/red).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *