Kabupaten Tangerang (MKnews)-Dalam rangka Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang jatuh pada tanggal 26 Juni, Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu, gotong royong secara bersama memerangi narkoba.

Hal ini diutarakan Bupati saat melakukan Talkshow di Tangerang Radio 91 FM bersama Kepala BNK Kabupaten Tangerang H.Dedi Sutardi, SH (Rabu, 30/06/21).

Kasus narkoba saja ditemukan dan diungkap pihak berwajib, untuk itu Pemkab Tangerang senatiasa mendukung penuh segala upaya yang dilakukan dalam memerangi narkoba,yang dilakukan oleh BNK Kabupaten Tangerang, khususnya dengan gerakan P4GN-nya; Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.

Yang terpenting saat ini adalah bagaimana kita semua bisa saling bekerjasama dan gotong royong dalam memberikan informasi yang menyeluruh serta pemahaman kepada masyarakat tentang bahayanya narkoba. Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri tetapi harus melibatkan semua unsur, penegak hukum, pemerintah, lembaga/organsisasi kemasyarakatan dan semua elemen masyarakat.

Baca Juga  BERSAMA BHABINKAMTIBMAS, BABINSA BANTU APARAT KAMPUNG SALURKAN BLT KEPADA WARGA WANAMPOMPI

“Seluruh elemen masyarakat, harus bergerak bersama-sama, bersinergi, bergotong-royong dalam pemberantasan narkoba”, kata Bupati.

Bupati berharap kepada BNK Kabupaten Tangerang terlebih dalam situasi pendemi yang meningkat ini, BNK Kab. Tangerang bisa memberikan sosialiasi yang lengkap dan benar tentang bahaya narkoba. BNK bisa memperluas jaringannya sampai ke tingkat RT dan RW. War On Drug, Perang terhadap narkoba yang menjadi tema HANI tahun ini, tidak akan berhenti selama masih ada narkoba.

“Perluas jaringan BNK sampai ke tingkat RT/RW, gunakan media daring sebagai sarana sosialiasi tentang narkoba sehingga mampu menjangkau masyarakat secara luas”. harap Zaki.

Metode daring ini, merupakan metode yang sangat tepat dilakukan di masa pandemi covid-19 ini, namun jangan sampai lengah dan tetap waspada, protokol kesehatan 5M harus juga diterapkan dalam setiap kegiatan.

Baca Juga  BABINSA KORAMIL 1708-01/BIAK KOTA KOMSOS DENGAN PERANGKAT DESA

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNK Kab. Tangerang, H. Dedi Sutardi mengatakan, BNK Kabupaten Tangerang, sudah melakukan sosialisasi bahaya narkoba, baik sebelum dan atau sesudah pendemi. Spanduk sosialisasi dan penyebaran bahan informasi bahayanya narkoba terus dilakukaan. BNK Kabupaten terbatas kewenangannya, hanya pencegahan, namun hal ini tidak menghalangi BNK Kab. Tangerang untuk terus berjuang memerangi narkoba. Dukungan konsep dan program sudah dilakukan, diantaranya Program lingkungan BERSINAR, lingkungan bersih narkoba. Program ini terdiri dari Program lingkungan kerja Bersinar, lingkungan kerja Bersinar, lingkungan perusahaan bersinar, lingkungan pendididikan Bersinar, dan Program lingkungan masyarakat Bersinar.

Baca Juga  Kegiatan TMMD, Mimpi Warga Dusun Gembuk Jadi Kenyataan

Pencegahan narkoba tidak akan efektif tanpa adanya dukungan semua pihak. Bahaya narkoba sangat luas dampaknya, khususnya untuk gnerasi muda yang merupakan penerus dan tulang punggung pembangunan.

“Kita, BNK kabupaten telah melakukan upaya-upaya pencegahan, salah satunya adalah Pencegahan 3K ; Konsepsi, Komitmen dan Konsisten,” tambah Dedi Sutardi.

Konsep yang jelas, terencana matang dan terarah harus ada, komitmen dari seluruh elemen, pemerintah, penegak hukum dan masyarakat diperlukan,narkoba adalah musuh bersama.

Konsisten dalam hal ini diperlukan, selama narkoba masih ada, kita tidak boleh lengah dan akan terus berjuang memeranginya. Kerjasama, sinergi, dan gotong royong dari semua unsur dan berkesinambungan akan membuat kita semua lebih fokus dan kompak dalam memerangi narkoba, tambah Dedi Sutardi Kepala BNK Kab. Tangerang. (hms/rizal).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *