Kabupaten Tangerang (MKnews)- Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang merupakan wilayah yang jumlah penduduknya paling banyak, untuk itu penyebaran virus Corona atau disebut COVID-19 cukup mengkhawatirkan.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama Forkopimda melakukan operasi PPKM Darurat di Wilayah Kecamatan Pasar Kemis, Bupati membubarkan kerumunan dan mempersilahkan masyarakat yang masih melakukan aktivitas di luar agar bergegas pulang ke rumah dan kios, counter juga warung agar menutup aktivitasnya pukul 20.00 WIB.

Baca Juga  Pemberlakuan Kebijakan PPKM, Warga Banten harus Disiplin Prokes

“Bapak ibu mau kemana? Besok pukul 20.00 jangan keluar lagi ya, ada PPKM Darurat COVID-19 makin banyak, rumah sakit sudah penuh,” jelas Zaki kepada warga Pasar Kemis yang masih melintas di Jalan Raya Kutabumi-Kutabaru Kecamatan Pasar Kamis dengan humanis.

Bupati Tangerang mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang agar terus mematuhi anjuran pemerintah melalui PPKM Darurat ini, semua yang kita lakukan untuk menekan angka penyebaran COVID-19 agar kesehatan masyarakat terjaga, tidak ada lagi mobilitas yang dapat menimbulkan penyebaran.

Baca Juga  Pemkot Serang Berikan Bantuan Wastafel ke PWI Kota

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar patuhi PPKM Darurat agar penyebaran COVID-19 dapat kita tekan, ” tutur Zaki.

Hingga 20.30 WIB di Jalan Raya Kutabumi Kecamatan Pasar Kemis ada beberapa pedagang yang belum menutup aktivitasnya, sesuai aturan PPKM Darurat yang diterapkan  di Kabupaten Tangerang.

“Ibu belum tutup, jika masih membandel tidak mengikuti aturan tidak segan-segan kami tindak, menyita KTP dan SIM yang tidak patuh aturan,” tegas Zaki mengingatkan para pemilik kios dan counter handphone.

Baca Juga  Tuntaskan Pelaksanaan Vaksinasi, Kecamatan Balaraja Gelar Vaksinasi Bersama TNI Polri

Turut hadir Kajari Kabupaten Tangerang, Kapolresta Tangerang, Dandim 0510, Camat Pasar Kemis, petugas TNI/Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang. (hms/rizal)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *