Tangsel (MKnews)- Saat ini Covid-19 dengan varian baru Delta,Kappa dan Alpha menciptakan ketakutan baru bagi kehidupan rakyat Indonesia. Corona virus yang menyerang kehidupan umat manusia di berbagai negara telah menyebabkan multi krisis, dan yang paling terkena imbasnya adalah sektor ekonomi mulai lumpuh.

Geliat perekonomian rakyat di tengah pandemi bisa lumpuh total apabila warga masyarakat tidak melindungi dirinya dengan proteksi kesehatan. Salah satu bentuk proteksi kesehatan adalah vaksinasi, dalam hal ini Paguyuban Graha Raya (PGR) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan dan pihak lainnya menggelar program Vaksinasi Massal tahap ke dua, berlokasi di Transmart Graha Raya, Bintaro, Kota Tangerang Selatan.

Baca Juga  Remako Tigaraksa : Pemuda Harus Berolahraga

“Pertumbuhan ekonomi harus tetap berjalan sekalipun dalam kondisi yang tidak stabil, transaksi perdagangan tidak boleh berhenti akibat pandemi dan PPKM Darurat. Covid-19 itu nyata, rakyat harus diberi pencerahan untuk menolak lupa bahwa geliat dunia ekonomi dapat berlangsung dengan baik, apabila rakyat diproteksi. Misi utama Vaksinasi Massal yang digagas PGR adalah untuk melawan Covid-19. Vaksin menjadi juru kunci untuk mendirikan benteng pertahanan diri di tengah pandemi,” papar Ketua PGR, Riyanto dalam keterangan persnya.

Perputaran roda ekonomi rakyat tidak boleh terhambat sekalipun Covid-19 mengamuk dan menyerang membabi buta sektor usaha tanpa mengenal strata sosial. Oleh karena itu PGR berinisiatif  mengadakan program Vaksinasi Massal dengan maksud dan tujuan menciptakan tameng bagi kehidupan masyarakat.

Baca Juga  KOREM 173/PVB GELAR KEGIATAN DONOR DARAH DALAM RANGKA HARI JUANG TNI AD TAHUN 2020

Sekjen PGR, Tony Batubaru menambahkan, ”Vaksinasi Massal ini akan berlangsung 4 tahap dan dibagi menjadi beberapa gelombang. Peran aktif masyarakat sangat diperlukan demi terwujudnya imunitas tubuh yang kuat dalam menghadapi rentetan serangan Covid-19.”

Sementara itu Wakil Ketua PGR, Sugiwan lebih menekankan pada persoalan teknis digelarnya Vaksinasi Massal kloter ke 2, “Kita sudah melakukan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar antrian tidak mengular dan peserta vaksin ketika mengantri tetap nyaman. Kita berharap, warga masyarakat tetap tertib dan mematuhi protokol kesehatan di tengah suasana PPKM Darurat ini.”

Baca Juga  Kapolres Lebak langsung Jabarkan Commander Wish Kapolda Banten

Menjawab pertanyaan terakhir dari awak media, Ketua PGR secara diplomatis menjawab, “Bersikap apatis tidak akan membuat kita menjadi pribadi yang berkarakter. Pandemi Covid-19 ini mengajarkan kepada kita semua untuk lebih peduli pada persoalan-persoalan sosial dan kemanusiaan. Kita harus membuka mata dan telinga dengan jernih, dan mendengarkan pikiran dan keluh kesah rakyat. Dan ingat, kita menolak lupa, Covid-19 itu nyata,” pungkas Riyanto. (red).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *