Serang (MKnews)-Meningkatkan sektor pendapatan pajak kendaraan bermotor, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten kerjasama dengan Korlantas Mabes Polri perkenalkan Samsat Digital Nasional (Signal).
Aplikasi ini sudah digunakan oleh 15 provinsi di mana salah satunya adalah Provinsi Banten. Aplikasi ini rencananya akan dilaunching pada tanggal 17 Agustus mendatang.
Kepala Bapenda Provinsi Banten, Opar Sochari mengatakan, aplikasi Signal merupakan bagian inovasi dalam upaya meningkatkan pelayanan masyarakat.
“Saat ini kan masa pandemi, jadi tidak boleh berkerumun. Maka dari itu, Mabes Polri mengeluarkan aplikasi ini. Agar para wajib pajak tidak perlu lagi datang ke Kantor Samsat, tinggal klik lewat handphone sudah bisa bayar pajak kendaraan,” ujar Opar saat sosialisasi aplikasi Signal di Kantor Bapenda Provinsi Banten, KP3B
Opar menjelaskan,  aplikasi ini juga merubah paradigma baru pembayaran pajak kendaran bermotor, salah satunya tanpa memerlukan lembar pajak pembayaran.
“Ini salah satu kelebihan pembayaran via Signal. Ini juga jadi terobosan untuk kebutuhan di masa pandemi, selain tentunya untuk mempermudah pembayaran,” jelasnya.
Lanjutnya, meski belum dilaunching secara resmi, aplikasi ini sendiri sudah diuji cobakan hampir dua bulan. Dimana, dalam kurun waktu itu dari 15 provinsi yang sudah melakukan uji coba sistem, pendapatan dari sektor pajak kendaran bermotor (PKB) Banten berada di urutan kedua setelah DKI Jakarta.
“Walaupun belum dilaunching, tapi (hasil pendapatan dari aplikasi) sudah ada hasilnya. Bahkan Banten menduduki posisi kedua setelah DKI,” katanya.
Sementara, Kabid Pendapatan pada Bapenda Provinsi Banten, Akhmad Budiman menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin membayar pajak tapi tak mau ke Samsat bisa mengunduh aplikasi tersebut melalui website samsatdigital.id.
“Setelah mengunduh nanti para wajib pajak wajib mengisi form data diri dan data kendaraan. Ini untuk mempermudah pengecekan kapan wajib pajak, wajib membayar PKB. Nanti juga ada pemberitahuan dari aplikasi ini. Bagi masyarakat yang telah membayar pajak melalaui aplikasi signal, surat tanda kepemilikan kendaraan (STNK) yang sudah diperbaharui pajaknya akan dikirim melalui via pos ke rumah wajib pajak. “Langsung dikirim via pos,” pungkasnya.
Untuk memudahkan masyarakat bertransaksi secara Cashless/Non Tunai, metode Pembayaran PKB dan SWDKLLJ melalui aplikasi Signal ke seluruh Bank Daerah yang ada saat ini terhubung melalui Sistem Payment Gateway / Switching dengan beberapa Channel Pembayaran di Semua Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara/BUMN) antara lain :
Bank Mandiri,Bank BRI,Bank BNI,Bank BTN serta 10 Bank Pembangunan Daerah lainnya.
SIGNAL pun sudah menerapkan “One Stop Digital Service” (Pelayanan Daring Penuh), masyarakat yang sudah melaksanakan kewajibannya untuk pendaftaran pengesahan dan pembayaran PKB, SWDKLLJ, TIDAK PERLU LAGI DATANG KEMBALI  ke Samsat atau unit Pelayanan samsat lainnya untuk mendapatkan Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (TBPKP) dan Tanda Bukti Pengesahan STNK.
Hal ini dikarenakan Sistem pada Aplikasi SIGNAL secara Otomatis akan menerbitkan DOKUMEN DIGITAL yang VALID dan SAH berupa e-TBPKP (Bukti Lunas Pajak dari Bapenda), e-KD (Polis Asuransi dari Jasa Raharja) dan e-Pengesahan (tanda Digital Pengesahan STNK dari Polri).
Tanda e-Pengesahan STNK Tahunan berupa QR Code Terenkripsi yang dapat dimunculkan atau dilihat pada aplikasi memiliki LEGALITAS HUKUM karena sudah dibubuhkan digital signature / tanda tangan elektronik Pejabat Direktur Lalu Lintas Polda setempat serta dapat dicek validitasnya oleh masyarakat ataupun petugas dilapangan cukup dengan dipindai menggunakan smartphone dan akan muncul otentifikasi dari Pangkalan Data Regident ERI.
SIGNAL sudah bisa unduh melalui google Playstore pd platform android ( platform IOS/apple dalam tahap pengembangan) dengan kata kunci : “ SAMSAT DIGITAL NASIONAL” atau cukup melalui link/tautan ini https://play.google.com/store/apps/details?id=app.signal.id (wan/red).

Baca Juga  MENYAMBUT TAHUN BARU YON RAIDER 5OO/SIKATAN HADIRI DOA BERSAMA

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *